Rainbow Pinwheel Pointer

Rabu, 28 Oktober 2015

Blog Mengenai Hobi Saya

Hai teman-teman blogger, nama saya Fungky Saraswati. Saya mahasiswi Gunadarma tingkat 2, jurusan Akuntansi Komputer. Diblog ini saya menulis tentang hobi saya. Hobi saya itu menari lebih tepatnya menari tarian tradisional, akan tetapi saya juga menyukai tarian modern. Sejak kecil saya sudah menyukai seni tari, saat SD saya pernah mengikuti pentas seni, dan mulai saat itu saya mulai berani menari di depan orang banyak. Di SMA saya pernah mengikuti lomba menari tradisional, yaitu menari tarian Gambyong dari daerah Jawa Tengah. Saya juga pernah menari tarian Merak dari daerah Jawa Barat, dan tarian Jaipong modern.

·         Foto saat saya menari Gambyong :


  •     Ciri khas pertunjukan Tari Gambyong, sebelum dimulai selalu dibuka dengan gendhing Pangkur. Tariannya terlihat indah dan elok apabila si penari mampu menyelaraskan gerak dengan irama kendang. Arah pandangan mata yang bergerak mengikuti arah gerak tangan dengan memandang  jari-jari tangan, menjadikan faktor dominan gerak-gerak tangan dalam Gambyong juga dapat diartikan sebagai tarian tunggal yang dilakukan oleh seorang wanita atau tari yang dipertunjukkan untuk permulaan penampilan tari atau pesta tari. Gambyongan mempunyai arti menggambarkan wanita menari di dalam pertunjukan wayang kulit sebagai penutup. presi tari Gambyong. Gerak kaki pada saat sikap berdiri dan berjalan mempunyai korelasi yang harmonis.
  •       Foto diatas ketika saya lomba menari Gambyong antar kelas. Tarian ini membutuhkan gerakan yang lembut dan selaras dengan irama kendang.

    Foto saat saya menari Merak :

  •      Tari merak diciptakan terinspirasi dari gerak dan keindahan warna burung merak. Akan tetapi jangan salah, bahwa keindahan gerak yang disimbolkan dalam tarian ini adalah merupakan gerakan merak jantan. Merak jantan akan menunjukan keindahan bulu dan ekornya untuk menarik perhatian burung merak betina sehingga mau menjadi pasangannya. Gerakan merak jantan inilah yang menjadi gerakan tari merak dari Jawa Barat.
  •      Ciri khas tari Merak ini adalah pada pakaian tari yang dikenakan oleh para penari. Pada umumnya menggunakan selendang yang diikatkan pada bagian pinggan, apabila selendang tersebut dibentangkan maka akan terlihat keindahan warna dan corak ekor burung merak.
  •      Foto diatas ketika saya menari Merak untuk acara penyambutan Kepala Sekolah baru. Tarian Merak membutuhkan gerakan yang lincah, cepat, dan kompak. Yang paling ciri khas dalam gerakan tarian Merak adalah dengan mengayunkan selendang dan sayap yang bercorak ekor burung merak serta mengayunkan kepala kedepan seperti gerakan mematuk.

 


    Foto saat menari Jaipong modern :



  • Tanah Sunda (priangan) dikenal memiliki aneka budaya yang unik dan menarik, Jaipongan adalah salah satu seni budaya yang terkenal dari daerah ini. Jaipongan atau tari Jaipong sebetulnya merupakan tarian yang sudah modern karena merupakan modifikasi atau pengembangan dari tari tradisional khas Sunda yaitu Ketuk Tilu. Tari jaipong ini dibawakan dengan iringan musik yang khas pula, yaitu Degung. Musik ini merupakan kumpulan beragam alat musik seperti Kendang, Go’ong, Saron, Kecapi dan sebagainya. Degung bisa diibaratkan ‘Orkestra’ dalam musik Eropa / Amerika. .ciri khas dari Tari Jaipong ini adalah musiknya yang menhentak, dimana alat musik kendang terdengar paling menonjol selama mengiringi tarian. Tarian ini biasanya dibawakan oleh seorang, berpasangan atau berkelompok. sebagai tarian yang menarik, Jaipong sering dipentaskan pada acara – acara hiburan, selamatan atau pesta pernikahan.
  •  Foto diatas ketika saya menari Jaipong modern dalam memeriahkan acara carier days yang diadakan disekolah. Tarian ini kami menggunakan lagu Oncom Gondrong yang dikemas dengan gerakan jaipong yang modern. Gerakan tari jaipong ini memerlukan gerakan yang lincah, cepat, dan kompak serta selaras dengan hentakan kendang khas jaipong.




·         Dan ini foto saat sendratari Rama Shinta :

  •     Sendratari Ramayana merupakan sebuah pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog yang mengangkat cerita Ramayana (Pengertian Sendratari Ramayana menurut Wikipedia ). Sedangkan Kisah Ramayana sendiri bersumber dari Epos Ramayana yang menceritakan usaha Sri Rama untuk menyelamatkan Dewi Shinta yang diculik Rahwana.
  •       Foto diatas saat saya melakukan sendratari untuk penilaian ujian praktek kelas 3 SMA. Saya berperan sebagai Shinta. Sendratari ini sama seperti menari, namun gerakan yang dilakukan membutuhkan improvisasi dari masing-masing tokoh sesuai alur cerita atau gerakan refleks tapi membutuhkan latihan khusus. Pakaian yang dikenakan harus sesuai perannya masing-masing.

Senin, 19 Oktober 2015

AKUNTANSI KEUANGAN MENENGAH


MATERI III
A.    Laporan Keuangan
a.      Pengertian
Pencatatan transaksi dan pengikhtisaran dan pelaporan yang dapat memberikan informasi bagi pemakai.

b.      Karakteristik dalam laporan keuangan
-          Dapat dipahami              : Ini berarti bahwa kualitas penting yang ditampung dalam laporan keuangan adalah kemudahannya untuk segera dapat dipahami oleh pemakai. Untuk maksud ini, pemakai diasumsikan memiliki pengetahuan yang memadai tentang aktivitas ekonomi dan bisnis, akuntansi, serta kemauan untuk mempelajari dengan ketekunan yang wajar.
-          Relevan                            : Suatu laporan keuangan dikatakan relevan apabila informasi yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut memiliki manfaat, sesuai dengan tindakan yang akan dilakukan oleh pemakai laporan keuangan. Atau dengan kata lain, relevan merupakan kemampuan dari suatu informasi untuk mempengaruhi keputusan manajer atau pemakai laporan keuangan lainnya sehingga keberadaan informasi tersebut mampu mengubah atau mendukung harapan mereka tentang hasil-hasil atau konsekuensi dari tindakan yang diambil.
-          Keandalan                       : Keandalan merupakan kualitas informasi yang disampaikan laporan keuangan menyebabkan pemakai informasi akuntansi sangat tergantung pada kebenaran informasi yang dihasilkan. Keandalan suatu informasi sangat tergantung pada kemampuan suatu informasi untuk menggambarkan secara wajar keadaan/peristiwa yang digambarkan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.
-          Dapat dibandingkan      : Suatu laporan keuangan dapat diperbandingkan bila informasi tersebut dapat saling diperbandingkan baik antar periode maupun antar perusahaan. Laporan keuangan mempunyai peranan penting bagi banyak pihak, sehingga ketepatan waktu dalam penyampaian laporan keuangan sangat dibutuhkan.
-          Materialistis                    : Suatu laporan atau fakta dipandang material apabila kelalaian dalam mencantumkan atau kesalahan mencatat informasi dapat memengaruhi keputusan ekonomi pemakai dengan analisis bahwa keadaan lain sebagai bahan pertimbangan lengkap.
-          Tepat waktu                    : Informasi disajikan tepat waktu sehingga dapat berpengaruh dan berguna dalam pengambilan keputusan.

c.      Pos-pos dalam laporan keuangan
1.      Aktiva
a)     Aktiva Lancar                       : Uang kas atau aktiva-aktiva lain dan sumber-sumber yang diharapkan dapat direalisasikan menjadi uang kas.
b)     Investasi jangka panjang     : Bertujuan untuk tidak dicairkan menjadi uang kas dalam satu periode satu tahun atau dalam operasi normal perusahaan. Contohnya, surat berharga, obligasi dan penyisihan dana.
c)     Aset tetap                              : Aktiva yang umur pemanfaatannya lebih dari satu tahun dan sifatnya relatif tetap. Contohnya gedung, tanah, peralatan kantor, mesin, kendaraan, dll. Kecuali tanah, aktiva tetap dalam pemanfaatannya secara bertahap akan mengalami penyusutan atau berkurang nilai kegunaannya.
d)     Aset tidak berwujud                        : Hak-hak istimewa yang sifatnya tidak berwujud yang menguntungkan perusahaan dalam memperoleh pendapatan.
Contohnya hak paten, goodwill, hak cipta, merk dagang, dll.

2.      Kewajiban
a)   Jangka pendek          : Kewajiban yang dapat diharapkan untuk dilunasi dalam jangka pendek (satu tahun atau kurang). Biasanya terdiri dari utang pembayaran (hutang dagang, gaji, pajak, dan sebagainya).
b)  Jangka panjang         : Kewajiban yang penyelesaiannya melebihi satu periode akuntansi (lebih dari satu tahun). Biasanya terdiri dari utang jangka panjang, obligasi pensiun, dan lain-lain.

3.      Ekuitas
Hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ekuitas terdiri dari setoran pemilik dan sisa laba yang ditahan.

4.      Pendapatan dan beban termasuk keuntungan dan kerugian
5.      Arus Kas


B.     Neraca
a.      Pengertian
Laporan yang menggambarkan posisi keuangan, baik aktiva, kewajiban, maupun ekuitas suatu perusahaan selama periode tertentu.

b.      Manfaat
Untuk meramalkan kesehatan keuangan suatu perusahaan, neraca dapat digunakan untuk menganalisis likuiditas, solvensi, fleksibilitas keuangan perusahaan. Selain itu, neraca juga dapat meramalkan jumlah, waktu, dan ketidakpastiaan arus kas di masa depan.

c.      Bentuk neraca staffel (Report Form)  dan bentuk neraca skontro

C.    Laporan Laba/Rugi
a.      Pengertian
Laporan yang menggambarkan jumlah penghasilan dan beban suatu perusahaan selama suatu periode.

b.      Manfaat
Untuk mengukur kinerja perusahaan, memberikan dasar untuk memprediksi kinerja masa depan, dan membantu menilai resiko arus kas. 

c.      Metode laporan laba/rugi
1)     Metode “Satu Tahap” (Single step), yaitu penyajian Laporan Rugi Laba yang
dilakukan dengan cara pengelompokan hasil – hasil dari aktivitas/ kegiatan utama dan bukan hasil utama secara langsung disatukan dan selanjutnya diikuti di bawahnya dilaporkan biaya – biaya serta kerugian – kerugiannya.
2)     Metode “Bertahapan” atau “Terperinci” (Multiple Step), yaitu penyajian laporan
keuangan dengan cara melakukan pengelompokan secara terperinci dan bertahap, baik untuk hasil – hasil maupun biaya – biaya.

D.    Laporan Arus Kas
a.      Pengertian
Laporan mengenai arus kas selama periode tertentu yang diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.
                                                                                                                   
b.      Manfaat
Melaporkan penerimaan kas, pembayaran kas, dan perubahaan bersih pada kas yang dihasilkan dari aktivitas operasi, pendanaan selama satu periode.

c.      Metode arus kas
1)     Metode langsung, arus kas dari kegiatan operasional dirinci menjadi arus kas masuk dan arus kas keluar. Arus kas masuk dan keluar dirinci lebih lanjut dalam beberapa jenis penerimaan atau pengeluaran kas.
2)     Metode tidak langsung, arus kas dari opersional ditentukan dengan cara mengoreksi laba bersih yang dilaporkan di laporan laba rugi dengan beberapa hal seperti biaya penyusutan, kenaikan harta lancar dan hutang lancar serta laba/rugi karena pelepasan investasi.


Sumber Materi :
Kelompok 3 (Dyah Sulis dan Ryan Riyadi)
2DA02

Selasa, 13 Oktober 2015

Akuntansi Keuangan Menengah II

AKUNTANSI DAN STANDAR AKUNTANSI II

I.                 Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah proses pengindentifikasian,pengukuran, dan pengomunikasian informasi ekonomi sehingga memungkinkan adanya pertimbangan dan pengambilan keputusan berdasarkan informasi oleh para pengguna informasi.

II.                Proses Akuntansi
·         Transaksi Keuangan
·         Pencatatan & Penggolongan
·         Peringkasan
·         Pelaporan

III.             Para Pengguna Informasi Akuntansi

·         Internal
- Direktur & Manajer Keuangan
Untuk menentukan mampu tidaknya perusahaan dalam melunasi utangnya secara tepat waktu kepada kreditur (bankir, supplier), maka Direktur maupun Manager keuangan membutuhkan informasi akuntansi mengenai besarnya uang kas yang tersedia di perusahaan pada saat menjelang jatuh temponya pinjaman/utang dan mengukur kinerja dari perusahaan yang dipimpin.
- Operasional & Manajer Pemasaran
Untuk Menentukan efektif tidaknya saluran distribusi produk maupun aktivitas pemasaran yang telah dilakukan perusahaan, maka mereka membutuhkan informasi akuntansi mengenai besarnya penjualan (trend penjualan).
- Manajer & Supervisor Produksi
Mereka membutuhkan informasi akuntansi biaya untuk menentukan besarnya harga pokok produksi, yang pada akhirnya juga sebagai dasar untuk menetapkan harga jual produk per unit.

·         Eksternal
- Investor
Investor menggunakan informasi akuntansi investee (penerima modal) untuk mengambil keputusan dalam hal membeli atau melepas saham investasinya. Dalam hal ini investor perlu secara cermat dan hati-hati dalam menanggapi setiap perkembangan kondisi kesehatan keuangan investee. Investor sebagai pihak luar dari investee dapat menilai prospek terhadap dana yang akan (telah) diinvestasikannya lewat laporan keuangan investee, apakah menguntungkan (profitable) atau tidak.
- Kreditur
Kreditur, seperti supplier dan bankir,menggunakan informasi akuntansi debitur untuk mengevaluasi besarnya tingkat resiko dari pemberian kredit atau pinjaman uang.
Dalam hal ini, kreditur dapat memperkecil resiko dengan cara mencari tahu seberapa besar tingkat bonafiditas dan likuiditas debitur lewat laporan keuangan debitur bersangkutan.
- Pemerintah
Pemerintah berkepentingan terhadap laporan keuangan perusahaan (wajib pajak) dalam hal perhitungan dan penetapan besarnya pajak penghasilan yang harus disetor ke kas negara.
- BPPM (Badan Pengawas Pasar Modal)
Badan Pengawas Pasar Modal  mewajibkan public corporation (emiten) untuk melampirkan laporan keuangan secara rutin kepada BAPEPAM. Dalam hal ini, pajak BAPEPAM sangat berkepentingan terhadap kinerja keuangan emiten dengan tujuan untuk melindungi para investor.
- Ekonom, Praktisi, & Analis
Ekonom, Praktisi, dan Analis menggunakan informasi akuntansi untuk  memprediksi situasi perekonomian, menentukan besarnya tingkat inflasi, pertumbuhan pendapatan nasional, dan lain sebagainya.

IV.             Standar Akuntansi
Suatu kerangka teori konseptual yang menjadi dasar pelaksanaan teknik-tekniknya, kerangka dasar konseptual ini terdiri dari standar (teknik, prinsip) dan praktik yang sudah diterima oleh umum karena kegunaannya dan kelogisannya.

V.                Manfaat Standar Akuntansi
1. Dapat menyajikan informasi tentang posisi keuangan, prestasi, dan  kegiatan perusahaan.
2. Memberi pedoman dan peraturan bekerja bagi akuntan publik agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan hati-hati.
3. Memberikan data base kepada regulator tentang berbagai informasi yang dianggap penting dalam perhitungan pajak.
4. Dapat menarik perhatian para ahli dan praktisi di bidang teori dan standar akuntansi.

VI.             Entitas-Entitas yang Berkepentingan dengan Standar Akuntansi
a. Kantor Akuntan Big Eight (Big 8)
b. Financial Accounting Standard Board (FASB)
c. Securities and Exchange Commision (SEC)
d. The American Accounting Association (AAA)
e. Organisasi / Badan Lain
f. Pemakai Laporan Keuangan

Ø  Perbedaan IFRS & PSAK
·         Sumber
PSAK       :   PSAk No.1 (revisi 1998), Penyajian Laporan Keuangan
IFRS         :   IAS 1, Presentasi of Financial Statements

·         Laporan Kinerja Keuangan
PSAK       :   Laporan Laba / Rugi
IFRS         :   Laporan Laba / Rugi Komprehensif (khusus)

·         Laporan Laba / Rugi
PSAK       :   sama seperti IFRS, tapi ada perbedaan rincian pada item yang disajikan pada laporan pendapatan yang diterima dimuka.
IFRS         :   tidak memiliki format standar meskipun pengeluaran harus disajikan dengan salah satu dari 2 format.

·         Laporan Arus Kas
PSAK       :   sama seperti IFRS tapi dalam beberapa entitas harus menggunakan metode langsung.
IFRS         :   pos standar tapi ketentuan terbatas pada isinya.

·         Tanggung Jawab Laporan Keuangan
PSAK       :   manajemen
IFRS         :   tidak atur

·         Komponen Laporan Keuangan
PSAK       :   Neraca, Laporan Laba / Rugi, Laporan Arus Kas
IFRS         :   Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba / Rugi

Sumber Materi :
Kelompok 2 (2DA02)
1. Adinda Permata Sari (40214266)
2. Rafika Paramita Riztanto (48214747)

Selasa, 06 Oktober 2015

Akuntansi Keuangan Menengah

Materi 1
Akuntansi Keuangan dan Standar Akuntansi Keuangan”
  1. Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah suatu proses pencatatan, penggolongan atau pengklasifikasian, pelaporan dan penganalisaan data keuangan suatu organisasi.
  1. Ruang Lingkup Akuntansi
  • Akuntansi Keuangan : Akuntansi yang kegiatannya adalah transaksi keuangan yang menyangkut perubahan harta, hutang, dan modal suatu perusahaan.
  • Akuntansi Biaya : Akuntansi yang kegiatannya adalah transaksi keuangan yang berhubungan dengan biaya-biaya. Misalnya biaya untuk produksi.
  • Akuntansi Manajemen : Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan manajemen perusahaan.
  • Akuntansi Perpajakan : Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan pajak yang menjadi beban perusahaan dan perhitungannya untuk kepentingan penyusunan laporan pajak.
  • Akuntansi Pemerintahan : Akuntansi yang kegiatannya berhubungan dengan masalah pemeriksaan keuangan negara, atau sering disebut dengan istilah administrasi keuangan negara.
     
  1. Pihak-Pihak Yang Berkepentingan Dengan Informasi Akuntansi
  • Pihak internal : Manajemen yang berkepentingan langsung dengan perusahaan.
  • Pihak eksternal : Pemilik perusahaan, karyawan, kreditur, pemerintah, pelanggan, pemasok.

  1. Komponen Laporan Keuangan
  • Neraca
  • Laba Rugi
  • Laporan Perubahan Posisi Keuangan
  • Laporan Lain
Standar Akuntansi Keuangan
  1. Pengertian 
    Aturan-aturan yang digunakan dalam menyajikan laporan keuangan untuk kepentingan eksternal.

  2. Tujuan Laporan Keuangan 
    Menyediakan informasi mengenai posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi pihak internal maupun eksternal dalam mengambil keputusan.

  3. Karakteristik Kualitatif Laporan Keuangan Menurut IAI
  • Dapat dipahami
  • Relevan
  • Keandalan
  • Dapat dibandingkan
    Inti Materi :
  • Laporan keuangan dalam akuntansi keuangan harus bersifat terbuka antara pihak internal dan pihak eksternal agar tidak terjadi kesenjangan dan perbedaan laporan keuangan. Namun keterbukaan tersebut bukan berarti terbuka secara keseluruhan, ada pembinaan atau penjelasan lain secara langsung mengenai laporan keuangan perusahaan misalnya kepada investor. 
  • Laporan keuangan perusahaan diaudit setiap 6 bulan sekali oleh pihak internal dan pihak eksternal. Pihak eksternal berperan penting dalam proses audit laporan keuangan dalam perusahaan.
  • PSAK adalah standar yang digunakan untuk pelaporan keuangan di Indonesia. PSAK dibuat oleh IAI (Ikatan Akuntansi Indonesia).

Sumber Materi :
Kelompok 1 : Prilia Lukfi & Trisna Deslaila